Tampilkan postingan dengan label boshepoker 77. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label boshepoker 77. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Agustus 2020

Pedagang Pasar Dianiaya Begal, Uang dan Jimat Raib

 Pedagang Pasar Dianiaya Begal, Uang dan Jimat Raib

Berita Indonesia - Pedagang Pasar Dianiaya Begal, Uang dan Jimat Raib. Toyib, seorang pedagang di Pasar Kemirimuka, Beji, Depok, Jawa Barat mengalami luka cukup serius usai menjadi korban begal. Tak hanya itu, pelaku juga tega merampas uang milik pria 58 tahun tersebut.

Nasib nahas Toyib terjadi ketika dia hendak pergi ke pasar pada Jumat dini hari, 7 Agustus 2020. Saat itu, pelaku tiba-tiba menghantamnya dari belakang menggunakan batu. Peristiwa tersebut terjadi hanya berjarak sekira 300 meter dari rumah korban, di kawasan Kampung Stangkle, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Depok. Akibatnya, korban jatuh tersungkur dari atas motor yang ia kendarai. 

Menurut Toyib, pelakunya berjumlah tiga orang. Mereka berboncengan naik motor jenis Honda Supra X warna hitam. “Mereka mukul kepala saya beberapa kali pakai batu besar. Yang diambil tas selempang saya,” katanya dikutip pada Sabtu. 8 Agustus 2020.

Tas yang digasak pelaku berisi uang modal dagangan korban senilai Rp4,5 juta. Selain uang, di dalamnya juga berisi surat-surat kendaraan, hand phone dan jimat warisan orangtua.

“Iya ada jimat dari pemberian orangtua berupa sabuk, cincin, dan gelang tangan khusus pembelian dari orangtua buat pelindung diri juga raib diambil pelaku,” ujarnya.

Toyib mengaku, selama lebih dari 20 tahun tinggal di Depok, dia baru kali ini mengalami aksi perampokan. Pada saat kejadian Toyib sempat berteriak minta tolong, namun situasi kala itu sedang sepi.

Meski terluka di bagian kepala, namun Toyib memilih menjalani perawatan di rumah. Korban telah melaporkan kasus itu ke Polsek Beji.

Minggu, 14 Juni 2020

Korban Helikopter Mi-17 Kendal Bertambah Lagi

Korban Helikopter Mi-17 Kendal Bertambah Lagi

Berita IndonesiaKorban Helikopter Mi-17 Kendal Bertambah Lagi. Kabar duka kembali menyelimuti korps TNI AD. Setelah mendapatkan kabar duka atas wafatnya mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo pada Sabtu malam, 13 Juni 2020 lalu, TNI AD kembali mendapatkan kabar atas wafatnya salah satu prajurit TNI AD yang beberapa hari lalu sempat mengalami kecelakaan pesawat helikopter Mi-17 di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah.


Korban meninggal dunia atas nama Lettu Cpn Vira Yudha setelah mendapatkan perawatan intensif selama tujuh hari di RS Kariadi, Semarang.

"Innalillahi wa innailaihi rajiun. Kabar duku kembali melanda keluarga besar TNI AD. Salah satu korban kecelakaan Helikopter Mi-17 Penerbad, Lettu Cpn Vira Yudha, menghembuskan nafas terakhirnya setelah mendapatkan perawatan intensif selama 7 hari di RS.Kariadi, Semarang," dikutip dari akun instragram Puspen TNI AD @tni_angkatan_darat, Minggu, 14 Juni 2020.


Sebagaimana diketahui, pekan lalu sebuah pesawat militer Helikopter Mi-17 milik TNI AD jatuh di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah. Helikopter naas itu ditumpangi sembilan prajurit Penerbad TNI AD. Atas insiden itu lima orang prajurit TNI AD meninggal dunia, dan empat orang prajurit lainnya hingga saat ini masih menjalani perawat intensif di sejumlah rumah sakit. 

Kronologi Helikopter TNI Jatuh di Kendal

Helikopter TNI jatuh dan menyebabkan korban jiwa. Helikopter MI-17 milik TNI Angkatan Darat dengan nomor registrasi HA 5141 mengalami kecelakaan, terjatuh dan terbakar di Kawasan Industri Kendal Kaliwungu, Jawa Tengah pada Sabtu, 6 Juni 2020. Ada sembilan orang yang menjadi korban atas jatuhnya helikopter tersebut.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Nefra Firdaus lewat rilis yang diterima menjelaskan helikopter TNI yang jatuh tersebut sedang melaksanakan misi latihan terbang di Pusat Pendidikan Penerbang AD, Semarang, Jawa Tengah, sebagai bagian dari program pendidikan calon perwira penerbang 1.

Menurut Nefra, helikopter dinyatakan dalam kondisi baik sebelum terbang, karena saat dilaksanakan pre-flight check tidak ditemukan hal-hal menonjol. Selain itu, misi latihan terbang endurance pertama (sebelum misi ke-2) juga berjalan dengan aman.

Sementara, empat orang yang meninggal dunia adalah Kapten Cpn Kadek, Kapten Cpn Fredi, Kapten Cpn Y Hendro dan Lettu Cpn Wisnu. Sedangkan, korban yang mengalami luka-luka di antaranya Lettu Cpn Vira Yudha, Praka Nanang, Praka Rofiq, Praka Supriyanto dan Praka Andi.

Sebelumnya diberitakan, tiga orang meninggal dunia. Dan info terbaru korban meninggal dunia menjadi 4 orang. 

Korban jatuh-nya Helikopter MI-17 TNI AD adalah sbb :

1. Kapten Cpn Kadek (MD)
2. Kapten Cpn Fredi (MD)
3. Kapten Cpn Y Hendro (MD)
4. Lettu Cpn Wisnu (MD)
5. Lettu Cpn Vira Yudha
6. Praka Nanang
7. Praka Rofiq 
8. Praka Supriyanto
9. Praka Andi

Jumat, 05 Juni 2020

Pangeran Saudi Wafat, Dimakamkan di Riyadh

Pangeran Saudi Wafat, Dimakamkan di Riyadh

Berita Dunia - Pangeran Saudi Wafat, Dimakamkan di Riyadh. Kerajaan Saudi mengumumkan wafatnya Pangeran Saud bin Abdullah bin Faisal bin Abdulaziz Al Saud pada Kamis, 4 Juni 2020, waktu setempat.


Setelah kematian sang pangeran, Pengadilan Tinggi Kerajaan Saudi mengeluarkan pernyataan. Dalam pernyataan itu disebutkan bahwa salat pemakaman dan penguburan akan diadakan pada Jumat hari ini.

"Jasadnya akan dimakamkan hari Jumat di Riyadh," kata pernyataan Pengadilan Tinggi Kerajaan, yang diterbitkan oleh Saudi Press Agency.

Para pangeran, tokoh dan aktivis Saudi berduka atas wafatnya almarhum pangeran melalui platform media sosial. Di Twitter, muncul tagar #Saud-Abdullah-Al-Faysal_Dham_Allah untuk memberikan belasungkawa kepada pangeran.

"Saya tidak memiliki kekuatan selain dengan Tuhan, semoga Tuhan mengampuni dia #Saud_Abdullah_Al-Faisal dan pengampunan dan belasungkawa yang tulus kepada keluarga, anak-anak dan saudara lelakinya," tulis Pangeran Nawwaf bin Faisal.

"Semoga Tuhan memberkatinya dengan rahmatnya. Belasungkawa kepada saudara laki-laki saya, Pangeran Khaled, dan para putra, putri, dan cucu Raja Faisal, semoga Tuhan mengampuni dia," tulis Bandar bin Khalid, seperti dikutip EG24News.

Almarhum Pangeran Saud saat ini tidak memegang posisi resmi apa pun di Kerajaan dan bekerja sebagai pengusaha yang mengepalai dewan direksi “Riyadh Exhibitions Company Limited” yang berspesialisasi dalam menyelenggarakan acara dan pameran.