Tampilkan postingan dengan label agen boshepoker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label agen boshepoker. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 September 2020

Polisi Periksa Kepala Sipir dan Dokter Rutan

Polisi Periksa Kepala Sipir dan Dokter Rutan

Berita IndonesiaPolisi telah memeriksa 11 orang saksi terkait kasus narapidana narkotika, penghuni rumah tahanan negara (Rutan) Salemba Ami Utomo (42) yang kini digiring ke Nusakambangan. Proses penelusuran terkait kasus tersebut masih dalam penanganan Polsek Sawah Besar, di bawah naungan Polres Metro Jakarta Pusat.

Ilustrasi ekstasi | Daftar Boshepoker | Agen Domino Qiu Qiu

Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar Iptu Wildan Alkautsar mengatakan, yang terbaru, pihaknya memanggil dua orang saksi dari Rutan Salemba. Keduanya adalah Kepala Keamanan Sipir dan Dokter Klinik Rutan Salemba. Tak hanya itu, penyidik juga memeriksa enam orang dari Rutan Salemba dan lima orang dari Rumah Sakit swasta AR yang terletak di Jalan Salemba Tengah.

"Jadi, kemarin kami sudah periksa orang-orang yang berkaitan erat dengan AU seperti dokter dan perawatnya. Nah, selanjutnya kami akan panggil manajemen rumah sakitnya," ujar Wildan, Rabu 2 September 2020.

Wildan belum menemukan indikasi adanya tersangka baru dalam kasus Ami dan MW yang memproduksi narkoba di fasilitas kesehatan itu. Pihaknya juga masih memastikan semua data yang terkumpul untuk melakukan pemeriksaan. 

Polisi menangkap seorang narapidana dari Rutan Salemba berinisial AU dan seorang kurir ekstasi berinisial MW (36) karena diduga memproduksi narkoba di salah satu ruangan VVIP Rumah Sakit swasta AR.


MW merupakan kurir dari tersangka AU. Sementara itu, AU merupakan salah satu napi Salemba kasus narkoba atas kepemilikan 15.000 butir ekstasi. Ia ditahan 15 tahun penjara dan baru dua tahun menjalani masa tahanan.

AU diciduk di ruangan VVIP Rumah Sakit swasta AR di Jalan Salemba Tengah, Jakarta Pusat setelah dua bulan tinggal dan memproduksi ekstasi di dalam ruangan itu. Alasan AU dirawat di RS swasta AR itu karena sering mengeluhkan nyeri lambung saat berada di dalam Rutan Salemba.

Berdasarkan info dari masyarakat, dilakukan penyelidikan dan penggerebekan terhadap AU di ruang VVIP itu. Di dalam ruang VVIP yang ditempati oleh AU, polisi menemukan alat bukti berupa pil ekstasi, alat cetak ekstasi, pewarna, satu buah telepon genggam, dan perangkat pencetak ekstasi dari serbuk menjadi butiran.


Sabtu, 08 Agustus 2020

Pedagang Pasar Dianiaya Begal, Uang dan Jimat Raib

 Pedagang Pasar Dianiaya Begal, Uang dan Jimat Raib

Berita Indonesia - Pedagang Pasar Dianiaya Begal, Uang dan Jimat Raib. Toyib, seorang pedagang di Pasar Kemirimuka, Beji, Depok, Jawa Barat mengalami luka cukup serius usai menjadi korban begal. Tak hanya itu, pelaku juga tega merampas uang milik pria 58 tahun tersebut.

Nasib nahas Toyib terjadi ketika dia hendak pergi ke pasar pada Jumat dini hari, 7 Agustus 2020. Saat itu, pelaku tiba-tiba menghantamnya dari belakang menggunakan batu. Peristiwa tersebut terjadi hanya berjarak sekira 300 meter dari rumah korban, di kawasan Kampung Stangkle, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Depok. Akibatnya, korban jatuh tersungkur dari atas motor yang ia kendarai. 

Menurut Toyib, pelakunya berjumlah tiga orang. Mereka berboncengan naik motor jenis Honda Supra X warna hitam. “Mereka mukul kepala saya beberapa kali pakai batu besar. Yang diambil tas selempang saya,” katanya dikutip pada Sabtu. 8 Agustus 2020.

Tas yang digasak pelaku berisi uang modal dagangan korban senilai Rp4,5 juta. Selain uang, di dalamnya juga berisi surat-surat kendaraan, hand phone dan jimat warisan orangtua.

“Iya ada jimat dari pemberian orangtua berupa sabuk, cincin, dan gelang tangan khusus pembelian dari orangtua buat pelindung diri juga raib diambil pelaku,” ujarnya.

Toyib mengaku, selama lebih dari 20 tahun tinggal di Depok, dia baru kali ini mengalami aksi perampokan. Pada saat kejadian Toyib sempat berteriak minta tolong, namun situasi kala itu sedang sepi.

Meski terluka di bagian kepala, namun Toyib memilih menjalani perawatan di rumah. Korban telah melaporkan kasus itu ke Polsek Beji.

Selasa, 04 Agustus 2020

Hadi Pranoto Siap Melawan, Usai Dilaporkan ke Polisi

Hadi Pranoto Siap Melawan, Usai Dilaporkan ke Polisi

Berita IndonesiaHadi Pranoto Siap Melawan, Usai Dilaporkan ke Polisi.  Hadi Pranoto mengaku dirinya siap menjalani proses hukum terkait laporan polisi terhadapnya. Apa yang ia ucapkan dalam wawancara dengan musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji disebutnya murni untuk kepentingan bangsa dan negara.

bandar boshepoker situs domino 99 bandar uang asli terbaik

"Saya ikutin aja aturan hukum yang ada di Indonesia. Terkait video, semuanya dan saya lakukan semua untuk kepentingan bangsa dan negara, bukan untuk kepentingan saya," ujar Hadi saat dikonfirmasi wartawan, Selasa 4 Agustus 2020.

Hadi Pranoto Siap Melawan, Usai Dilaporkan ke Polisi

Ia mengklaim, apa yang dibicarakan dalam konten YouTube Anji terbukti berhasil. Kata dia, sudah banyak orang yang mencoba obat herbal tersebut dan terbukti khasiatnya.

"Sebenarnya saya menyampaikan ini ada herbal bagus, sama saja kita kayak meminum jamu, jamu gendong badan jadi segar, kuat sehingga kita tidak gampang terserang oleh flu. Sama halnya herbal itu, kalau kita minum bisa menguatkan badan kita, bisa membuat antibodi kita bagus, kemudian akan terbebas dan bisa melawan COVID-19," ujarnya.

Dirinya menambahkan, siap membuat laporan balik terkait kasus ini dengan dugaan pencemaran nama baik jika hal yang dituduhkan tidak terbukti.

"Ini semuanya ada konsekuensinya, kalau itu membuat mematikan karakter dan kapabilitas saya, kemudian menyebabkan pencemaran nama baik terhadap saya, saya akan lapor balik," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, musisi Erdian Aji Prohartanto alias Anji dilaporkan Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid, ke Polda Metro Jaya, Senin 3 Agustus 2020. Selain Anji, Hadi Pranoto yang mengaku sebagai pakar mikrobiologi yang diwawancara Anji melalui kanal YouTube-nya @duniamanji juga dipolisikan.

Laporan diterima dengan nomor LP/4538/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ dengan pelapor atas nama Muannas sendiri. Di mana terlapornya adalah Hadi Pranoto dan pemilik akun YouTube Duniamanji. Untuk pasal yang dilaporkan, yakni terkait tindak pidana bidang ITE atau menyebarkan berita bohong.

"Kami datang untuk melapor ke kepolisian di SPKT Polda Metro Jaya berkaitan dengan dugaan tindak pidana menyebarkan berita bohong oleh akun channel YouTube milik Anji," kata Muannas Alaidid di Markas Polda Metro Jaya, Senin 3 Agustus 2020. 

Rabu, 24 Juni 2020

Pegal di Era New Normal Saat Pandemi COVID-19, Wajarkah?

Pegal di Era New Normal Saat Pandemi COVID-19, Wajarkah?

Berita IndonesiaPegal di Era New Normal Saat Pandemi COVID-19, Wajarkah?. Aktivitas yang dilakukan setiap hari pada masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, terkadang membuat tubuh merasa lelah dan pegal-pegal. Hal itu kerap terjadi lantaran bekerja dari rumah atau dari kantor yang menjadi lebih ekstra berhati-hati.


Tak dimungkiri, sikap ekstra itu dilakukan karena ada rutinitas yang baru yaitu tetap menjaga kebersihan dan membatasi komunikasi jarak dekat. Untuk sebagian orang ada yang aktivitasnya lebih sedikit, sehingga istirahat di rumah menjadi hal yang sering dilakukan. 

Kedua hal itu tentu memberi dampak untuk tubuh. Terlalu sering di rumah dan mengerjakan banyak hal dari rumah, bisa memicu tubuh merasa lelah dan pegal-pegal. Bisa juga poisisi tubuh yang salah saat work from home menimbulkan kepala pusing dan tubuh merasa pegal. Lalu, bisakah pegal-pegal kita atasi dengan cara alami? Adakah trik pijat khusus atau harus minum obat tertentu?

Hal itu akan dijelaskan oleh pakarnya, dr. Ibrahim Agung, Sp.KFR., dalam acara Hidup Sehat, Kamis, 25 Juni 2020 Live On air, pukul 13:00-14.00 WIB.

Aturan Pakai Toilet Umum agar Tak Tertular COVID-19

Menghadapi pandemi virus corona atau COVID-19, kini secara perlahan tempat-tempat umum sudah mulai dibuka, yang berarti semakin banyak orang akan berada di ruang publik. Hal ini juga berarti, kamu mungkin harus menggunakan toilet umum.

Tetapi pertanyaannya, apakah aman menggunakan toilet umum selama pandemi ini? Bisakah kita tertular COVID-19 saat menggunakannya?  Ya, sebuah penelitian menyatakan ketika kita menyiram toilet, itu dapat menciptakan tetesan aerosol yang mencapai ketinggian sekitar tiga kaki, demikian menurut Times of India. 

Hal ini bisa jadi masalah, karena virus mematikan ini bisa mengendap di udara lebih lama dari yang kamu bayangkan. Dan pengguna toilet berikutnya, dapat menghirupnya atau mendarat di permukaan toilet. Jika tetesan-tetesan ini membawa partikel virus yang menular, itu dapat meningkatkan risiko penyebaran virus.  

Para peneliti menemukan bahwa ketika air mengalir, itu bisa menciptakan pusaran dan menyebabkan gangguan pada aliran udara. Ini kemudian dapat menyebabkan gaya sentrifugal yang mendorong banyak percikan kecil dan partikel aerosol ke udara. 

Virus corona lebih cenderung menempel pada sel-sel di paru-paru dan saluran pernapasan atas, tetapi juga menargetkan usus kecil yang pada akhirnya menyebabkan mual, muntah dan diare bersamaan, dengan gejala COVID-19 lainnya. Tidak ada penelitian yang membahas tentang bagaimana infeksi virus di aerosol atau melihat aerosol toilet dalam situasi nyata. 

Disarankan untuk menutup toilet sebelum menyiram untuk melindungi orang berikutnya yang juga menggunakan toilet. Akan selalu ada risiko setiap saat, menjaga kebersihan dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan agar kamu aman dan orang lain juga aman. 

Kamu bisa membawa hand sanitizer jika sering bepergian atau keluar rumah lebih lama. Tapi jika menemukan air, akan lebih baik untuk memilih mencuci tangan.

Bawa juga sarung tangan sekali pakai dan satu bungkus tisu. Ingat, jangan pernah melangkah ke tempat umum tanpa mengenakan masker, terutama di toilet umum. 

3 Anak Buah John Kei Baru Ditangkap

3 Anak Buah John Kei Baru Ditangkap

Berita Terkini3 Anak Buah John Kei Baru Ditangkap. Subdit 4 Jatanras Dirreskrimum Polda Metro Jaya telah menangkap tiga orang anak buah John Refra Kei alias John Kei, di Cianjur Jawa Barat, Kamis dini hari, 25 Juni 2020.



Ketiganya dipastikan ikut dalam penyerangan di rumah milik Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, di kawasan Green Lake Cluster Australia No.52, Cipondoh, Kota Tangerang. Seperti diketahui, tiga tersangka kabur saat polisi melakukan penggerebekan di kediaman John Kei di kawasan Jalan Titian Indah, Bekasi, pada Minggu malam, 21 Juni 2020.

3 Anak Buah John Kei Baru Ditangkap, Berperan Menembak dan Membakar

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Tubagus Ade Hidayat mengatakan, penangkapan dilakukan terhadap Welhelem Laisina, Ferrol Greinando Unawekla dan Vigor Hum Latuny. Subdit 4 Jatanras melakukan penangkapan di Kampung Simpang, Desa Cibodas, Kecamatan Pacet, RT 1, RW 13, Cianjur, Jawa Barat.  

Senjata api milik anak buah Jhon Kei yang disita tim Jatanras Polda Metro Jaya.
"Benar (tangkap 3 anak buah John Kei yang membawa senjat api)," ujar Komisaris Besar Polisi Tubagus Ade Hidayat, Kamis 25 Juni 2020.

Tiga pelaku ini memiliki peran masing-masing saat penyerangan di rumah Nus Kei. 
Welhelem Laisina, adalah orang yang memegang senjata api dan meledakkan sebanyak dua kali. Sesaat mengumbar tembakan, dia dalam posisi duduk di mobil Toyota Calya putih sebagai driver.

Kemudian Ferrol Greinando Unawekla, adalah pelaku yang membawa bensin dan golok. Dia membawa bensin sebanyak dua plastik atau 1 liter, yang kemudian dilempar di depan rumah Nus Kei. Sementara golok digunakan untuk menghancurkan kaca depan rumah korban. Sementara Vigor Hum Latuny, adalah orang yang mobil Toyota Fortuner hitam.

Terkait kasus ini, tim Jatanras Polda Metro Jaya masih terus melakukan penyidikan lanjutan, mengumpulkan barang bukti kejahatan dan menangkap tersangka lain yang saat ini masih buron.

Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, ada satu pelaku yang menggunakan senjata api yang dikejar.

3 Anak Buah John Kei Baru Ditangkap, Berperan Menembak dan Membakar

"Memang ada satu pelaku bawa senpi yang mengakibatkan satu sopir ojol terkena ricochet serpihan. Korban sudah dioperasi dan sudah bisa diambil pecahan (proyekil) itu," katanya.

Teco, Anak Buah Kesayangan John Kei Menyerah ke Polisi.

Anak buah kesayangan John Kei menyerahkan diri ke Polsek Cimanggis, Depok, Jawa Barat pada Rabu 24 Juni 2020. Pria yang diketahui bernama Semuel Rahanbinan alias Teco itu diduga ikut terlibat dalam aksi penyerangan di Perumahan Green Lake City, Kota Tangerang, Banten. 

Teco menyerahkan diri pada polisi sekitar pukul 14:00 WIB. Pria 35 tahun itu tak sendiri, ia diantar bersama keluarga. Setelah sempat menjalani pemeriksaan di Polsek Cimanggis, Teco akhirnya digelandang ke Polres Metro Depok sekira pukul 17:00 WIB.

Ia dibawa dengan kawalan ketat Tim Buru Sergap (Buser). Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Depok, Komisaris Polisi Wadi Sabani, mengatakan, Teco secara sadar menyerahkan diri.

"Tadi siang sekitar jam 2 siang saudara SR ini mendatangi kantor polisi di Depok. Intinya yang bersangkutan datang diantar keluarganya penuh dengan kesadaran menyerahkan diri ke kepolisian," kata Wadi.

MU dan Juventus Berebut Penyerang Tak Terkenal Seharga Ronaldo

MU dan Juventus Berebut Penyerang Tak Terkenal

Berita BolaMU dan Juventus Berebut Penyerang Tak Terkenal Seharga Ronaldo. Bomber Wolverhampton Wanderers, Raul Jimenez tampil mengesankan musim ini. Hal tersebut membuat pemain internasional Meksiko ini dikaitkan dengan sejumlah klub papan atas Eropa.


Dua klub yang menujukkan minat serius adalah Manchester United dan Juventus. MU ingin menambah bomber tajam di bursa transfer musim panas.

Namun, menurut laporan AS, Juventus dan MU perlu merogoh kocek dalam-dalam jika serius mengejar Jimenez. Fosun International, selaku pemilik Wolves, tak akan melepas Jimenez di bawah harga €100 juta atau setara Rp1,59 triliun. Ini sama dengan harga Cristiano Ronaldo saat didatangkan dari Real Madrid ke Juventus di musim 2018/19.

Juventus kabarnya hanya bersedia membayar setengah dari yang diinginkan Wolves. Yakni sebesar €50 juta atau setara Rp798,02 miliar.

Jimenez mampu tampil apik musim ini. Pemain 29 tahun ini sukses mencetak 14 gol dari 30 penampilan. Sementara itu, di semua ajang dia mampu menyumbangkan 23 gol dari 45 laga.

Mengenai rumor masa depannya, Jimenez merasa terhormat. Dia senang karena banyak klub top yang membidiknya.

"Ini adalah hal yang keren. Saya tak tahu apakah ini benar, ini cuma rumor. Karena mereka berbicara mengenai saya, tim berbeda seperti Real Madrid, Barcelona, ??Juventus, Manchester City, Manchester United, Liverpool, mereka adalah tim hebat dalam sejarah sepakbola," kata Jimenez pada channel Youtube, Jessica Coch awal bulan ini.

Minggu, 14 Juni 2020

Korban Helikopter Mi-17 Kendal Bertambah Lagi

Korban Helikopter Mi-17 Kendal Bertambah Lagi

Berita IndonesiaKorban Helikopter Mi-17 Kendal Bertambah Lagi. Kabar duka kembali menyelimuti korps TNI AD. Setelah mendapatkan kabar duka atas wafatnya mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo pada Sabtu malam, 13 Juni 2020 lalu, TNI AD kembali mendapatkan kabar atas wafatnya salah satu prajurit TNI AD yang beberapa hari lalu sempat mengalami kecelakaan pesawat helikopter Mi-17 di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah.


Korban meninggal dunia atas nama Lettu Cpn Vira Yudha setelah mendapatkan perawatan intensif selama tujuh hari di RS Kariadi, Semarang.

"Innalillahi wa innailaihi rajiun. Kabar duku kembali melanda keluarga besar TNI AD. Salah satu korban kecelakaan Helikopter Mi-17 Penerbad, Lettu Cpn Vira Yudha, menghembuskan nafas terakhirnya setelah mendapatkan perawatan intensif selama 7 hari di RS.Kariadi, Semarang," dikutip dari akun instragram Puspen TNI AD @tni_angkatan_darat, Minggu, 14 Juni 2020.


Sebagaimana diketahui, pekan lalu sebuah pesawat militer Helikopter Mi-17 milik TNI AD jatuh di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah. Helikopter naas itu ditumpangi sembilan prajurit Penerbad TNI AD. Atas insiden itu lima orang prajurit TNI AD meninggal dunia, dan empat orang prajurit lainnya hingga saat ini masih menjalani perawat intensif di sejumlah rumah sakit. 

Kronologi Helikopter TNI Jatuh di Kendal

Helikopter TNI jatuh dan menyebabkan korban jiwa. Helikopter MI-17 milik TNI Angkatan Darat dengan nomor registrasi HA 5141 mengalami kecelakaan, terjatuh dan terbakar di Kawasan Industri Kendal Kaliwungu, Jawa Tengah pada Sabtu, 6 Juni 2020. Ada sembilan orang yang menjadi korban atas jatuhnya helikopter tersebut.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Nefra Firdaus lewat rilis yang diterima menjelaskan helikopter TNI yang jatuh tersebut sedang melaksanakan misi latihan terbang di Pusat Pendidikan Penerbang AD, Semarang, Jawa Tengah, sebagai bagian dari program pendidikan calon perwira penerbang 1.

Menurut Nefra, helikopter dinyatakan dalam kondisi baik sebelum terbang, karena saat dilaksanakan pre-flight check tidak ditemukan hal-hal menonjol. Selain itu, misi latihan terbang endurance pertama (sebelum misi ke-2) juga berjalan dengan aman.

Sementara, empat orang yang meninggal dunia adalah Kapten Cpn Kadek, Kapten Cpn Fredi, Kapten Cpn Y Hendro dan Lettu Cpn Wisnu. Sedangkan, korban yang mengalami luka-luka di antaranya Lettu Cpn Vira Yudha, Praka Nanang, Praka Rofiq, Praka Supriyanto dan Praka Andi.

Sebelumnya diberitakan, tiga orang meninggal dunia. Dan info terbaru korban meninggal dunia menjadi 4 orang. 

Korban jatuh-nya Helikopter MI-17 TNI AD adalah sbb :

1. Kapten Cpn Kadek (MD)
2. Kapten Cpn Fredi (MD)
3. Kapten Cpn Y Hendro (MD)
4. Lettu Cpn Wisnu (MD)
5. Lettu Cpn Vira Yudha
6. Praka Nanang
7. Praka Rofiq 
8. Praka Supriyanto
9. Praka Andi

Jumat, 05 Juni 2020

Pangeran Saudi Wafat, Dimakamkan di Riyadh

Pangeran Saudi Wafat, Dimakamkan di Riyadh

Berita Dunia - Pangeran Saudi Wafat, Dimakamkan di Riyadh. Kerajaan Saudi mengumumkan wafatnya Pangeran Saud bin Abdullah bin Faisal bin Abdulaziz Al Saud pada Kamis, 4 Juni 2020, waktu setempat.


Setelah kematian sang pangeran, Pengadilan Tinggi Kerajaan Saudi mengeluarkan pernyataan. Dalam pernyataan itu disebutkan bahwa salat pemakaman dan penguburan akan diadakan pada Jumat hari ini.

"Jasadnya akan dimakamkan hari Jumat di Riyadh," kata pernyataan Pengadilan Tinggi Kerajaan, yang diterbitkan oleh Saudi Press Agency.

Para pangeran, tokoh dan aktivis Saudi berduka atas wafatnya almarhum pangeran melalui platform media sosial. Di Twitter, muncul tagar #Saud-Abdullah-Al-Faysal_Dham_Allah untuk memberikan belasungkawa kepada pangeran.

"Saya tidak memiliki kekuatan selain dengan Tuhan, semoga Tuhan mengampuni dia #Saud_Abdullah_Al-Faisal dan pengampunan dan belasungkawa yang tulus kepada keluarga, anak-anak dan saudara lelakinya," tulis Pangeran Nawwaf bin Faisal.

"Semoga Tuhan memberkatinya dengan rahmatnya. Belasungkawa kepada saudara laki-laki saya, Pangeran Khaled, dan para putra, putri, dan cucu Raja Faisal, semoga Tuhan mengampuni dia," tulis Bandar bin Khalid, seperti dikutip EG24News.

Almarhum Pangeran Saud saat ini tidak memegang posisi resmi apa pun di Kerajaan dan bekerja sebagai pengusaha yang mengepalai dewan direksi “Riyadh Exhibitions Company Limited” yang berspesialisasi dalam menyelenggarakan acara dan pameran.